Tanda - Tanda Alam Malam Lailatul Qadar, Ini Penjelasan Hadistnya - Selayang Kabar

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 05 April 2023

Tanda - Tanda Alam Malam Lailatul Qadar, Ini Penjelasan Hadistnya

Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat istimewa. Malam tersebut sangat dinanti dan diharapkan oleh seluruh Muslimin saat bulan Ramadhan. Berikut tanda - tanda alam malam lailatul qadar yang dijelaskan oleh Rasulullah SAW lewat hadistnya.

Ilustrari : tanda alam malam lailatul qadar (foto : bershalawat)


SELAYANGKABAR-COM - Setiap umat muslim pasti mengharapkan dan menginginkan agar dapat dipertemukan dengan lailatul qadar.


Hal ini disebabkan karena beribadah pada waktu lailatul qadar keutamaannya lebih baik dibandingkan seribu bulan.


Oleh karena itu banyak kaum Muslimin melakukan qiyamul lail demi mendapatkan dan dipertemukan dengan lailatul qadar.




Disadur dari nu.or.od, waktu malam lailatul qadar ini sangat dirahasiakan oleh Allah SWT.


Yang dapat memahami malam yang sangat istimewa ini hanyalah orang-orang terpilih saja.


Yang termasuk orang istimewa tersebut adalah merupakan hamba pilihan.


Salah satunya adalah Rasulullah  Muhammad SAW sendiri.


Dengan keistimewaan malam lailatul qadar ini, para sahabat sangat menginginkan untuk dapat menemui malam qadar.


Para sahabat pun memberanikan diri untuk bertanya kepada Rasulullah mengenai ciri - ciri malam lailatul qadar.

 

فقد سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم عن علاملت ليلة القدر فقال هي ليلة بلجة اي مشرقة نيرة لاحارة ولا باردة ولاسحاب فيها ولامطر ولاريح ولايرمى فيها بنجم ولاتطلع الشمس صبيحتها مشعشة


 

Artinya: Rasulullah SAW pernah ditanya tentang tanda-tanda lailatul qadar, maka beliau bersabda: Yaitu malam yang terang dan bercahaya, udaranya tidak panas dan tidak dingin, tidak ada mendung tidak ada hujan, tidak ada gerak angin dan tidak ada bintang yang dilempar. Paginya matahari terbit dengan terang tapi tidak terlalu memancar.



Rasulullah SAW merupakan manusia pilihan, dimana kemuliaan beliau telah dijamin oleh Allah.


Meskipun demikian, Nabi Muhammad SAW masih selalu berusaha untuk mendapatkan lailatul qadar pada tiap bulan Ramadhan.


Pada malam - malam tersebut Rasulullah selalu melakukan ibadah malam.


Baik berupa ibadah shalat sunnah, beristighfar, membaca Al-Qur’an, atau berdzikir serta berdoa.




Kebiasaan Rasulullah tersebut, digambarkan oleh Aisyah dan disampaikan melalui hadits : 



 كان رسول الله صلى الله عليه وسلم اذا دخل العشر احيا الليل وايقظ اهله وشد المئزر



Artinya: Apabila Rasulullah SAW memasuki malam sepuluh terakhir bulan Ramadhan, beliau beribadah dengan sungguh-sungguh serta membangunkan anggota keluarganya.   


Begitu mulianya lailatul qadar, Rasulullah SAW dan keluarganya pun selalu mengidam - idamkan dan mempersiapkan diri untuk memperoleh lailatul qadar.



Dalam riwayat, Sayyidah Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah mengenai doa apa yang utama untuk dibaca saat meraih lailatul qadar.


 

 يا رسول الله اذا وفيت ليلة القدر فبم ادعوا؟ قال قولى "اللهم انك عفو تحب العفو فاعف عنى


 

Artinya: Wahai Rasulullah, kalau kebetulan saya tepat pada lailatul qadar, doa apakah yang harus saya baca?


Nabi menjawab: Bacalah: Allahumma innaka afuwun tuhibbul afwa fa’fu anni– Ya Allah Engkaulah Maha Pengampun, senang kepada ampunan, maka ampunilah aku.



Agar umatnya dapat juga memperoleh malam lailatul qadar yang mulia, Rasulullah telah memberikan kepada umatnya beberapa tanda - tanda datangnya lailatul qadar.


Semoga tanda alam tersebut yang diperhatikan oleh umat Muslim yang mengharapkan malam lailatul qadar.


Oleh karena itu, lakukan amalan dan ibadah yang terbaik saat mendapatkan malam lailatul qadar yang istimewa.***

HALAMAN SELANJUTNYA:


Post Top Ad

Responsive Ads Here